Tags

, , , , , ,

internetMungkin banyak orang yang bertanya – tanya, “Kartu yang murah tapi bagus buat internetan apa sih?” Saya sendiri pun sering bertanya hal demikian. Pernah suatu hari temen saya soal itu, saya pun bingung mau jawab gimana. Soalnya saya juga baru nyoba pake layanan internet dengan modem dan baru dua operator yang sudah saya coba.

Operator sekarang mulai gencar menyediakan layanan internet broadband (apaan tuh?? liat di iklan tipi sih kaya gitu). Dari mulai yang kartunya GSM sampai CDMA pun melakukan promosi – promosi dengan menyediakan paket internet harian, mingguan, sampai bulanan (unlimited).

Disini saya akan share mengenai penelurusan saya ke berbagai sumber mengenai jawaban dari pertanyaan di atas. Begini ceritanya…….

Setiap operator tidak selalu bagus dan tidak selalu jelek dalam setiap area coverage-nya. Opo toh? Misalnya, di tempat saya operator A sinyalnya bagus (kencang dan stabil) tapi di tempat lain (misalnya di kampung sebelah) sinyalnya ga bagus atau parahnya ga da sinyal (di hutan kali ya). Padahal tempatnya sama – sama sudah tercover oleh layanan internet operator tersebut.

Kok bisa? Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Pertama, jarak BTS (Base Transmission Station) dari lokasi tempat tinggal kita. Semakin jauh jarak kita dengan BTS, maka semakin jauh pula sinyal yang akan kita terima. Sehingga biasanya koneksinya tidak akan stabil. Kedua, jumlah pengguna dalam satu cover area BTS. Semakin banyak pengguna, maka akan semakin lambat/lemot koneksinya. Ibarat jalan raya, semakin banyak kendaraan yang melintas dalam waktu yang sama maka semakin lambat pula laju kendaraan. Bahkan bisa terjadi terjadi kemacetan bila kendaraan terlalu padat.

Trus kartu yang murah tapi bagus apa nih! (kayanya ga sabar banget, slow bro..)

Jadi, untuk mengetahui kartu atau provider internet apa yang paling bagus di tempat tinggal anda tidak ada cara lain yang lebih baik yaitu dengan mencobanya langsung. Tipsnya, pilih paket internet yang murah dulu. Misalnya, paket harian atau paket mingguan. Jika hasilnya memuaskan, silahkan anda lanjutkan dengan paket yang unlimited/sebulan. Tapi jika hasilnya tidak memuaskan, silahkan lemparkan kartu itu ke tong sampah dan coba kartu yang lain. Begitu seterusnya, sampai anda menemukan provider yang cocok dengan tempat anda tinggal.

Bagaimana kalau sudah dicoba semua tapi tidak ada yang bagus? Ya itu sih sudah nasib anda, siapa suruh tinggal di dusun. Hehehe.

Harganya gimana?? (Indonesia bangeeeeett…!!)

Emang sih semua orang pengennya harga murah tapi berkualitas. Seperti prinsip ekonomi, mengeluarkan dengan pengeluaran yang sekecil – kecilnya dan mendapatkan hasil yang sebesar – sebesarnya. Itu manusiawi kok, saya juga pengen kalo gitu mah (eh, sundanya keluar).

Biasanya operator mematok harga berdasarkan kuota bandwidth dan speed download/upload. Luas jangkauan (coverage area) operator juga berpengaruh pada penentuan harga. Disini saya tidak akan menyebutkan operator mana yang harganya murah, ntar dikira iklan terselubung lagi. Mending dibayar sama operatornya.  Tapi yang pasti, saya lebih mengutamakan kualitas. Percuma harganya murah tapi kalau koneksinya putus nyambung terus kaya lagunya BB*.

Sebelum memutuskan untuk berlangganan sebuah paket internet, sebaiknya kenali dulu kebutuhan internet anda. Jika anda termasuk orang yang setiap harinya butuh koneksi internet, anda bisa memilih paket unlimited/sebulan. Tapi kalo cuman butuh sekali – kali aja, sebaiknya gunakan paket harian atau paket internet volume base.

Dengan mengetahui kebutuhan internet anda, maka anda akan bisa memilih paket internet yang sesuai, efektif, dan efisien.

Mudah – mudahan bisa bermanfaat.😀